loading...

Inilah Dompet Yang Dibutuhkan Rakyat Indonesia Sekarang Ini

loading...
Sesuai dengan janjinya Presiden Jokowi, meluncurkan "3 kartu saktinya" melalui program Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Keluarga Sejahtera. Munculnya 3 kartu ini sebagai upaya kompensasi dari penghapusan subsidi BBM. Adanya kartu-kartu ini tujuannya memang baik yaitu menjamin terpenuhinya kebutuhan rakyat tidak mampu. Namun, yang perlu mendapat perhatian adalah pemerintah kita ini, jika membuat program selalu berjalan sendiri-sendiri. Berapa besar dana yang dikeluarkan untuk membuat berbagai macam kartu tersebut. Sewaktu pak Jokowi dulu masih menjabat Gubernur DKI Jakarta, dikeluarkanlah Kartu Jakarta Sehat, Kartu Jakarta Pintar. Nah, sekarang diganti lagi dengan KIS, KIP dan KKS.


Dimana fungsi e-KTP ?
Dulu waktu dicanangkan e-KTP dikatakan bahwa salah satu fungsinya adalah dapat menyimpan data. Namun sekarang ini, fungsi yang dimaksud tidak berjalan. Jika fungsi ini bisa dimaksimalkan, tentu tidak perlu repot lagi untuk membuat berbagai macam kartu-kartu itu. Karena cukup dengan bermodal e-KTP rakyat Indonesia yang tidak mampu dapat mengakses layanan pendidikan dan kesehatan karena databasenya ada di e-KTP. Pertama menghemat biaya pembuatan kartu, kedua tumpang tindih data bisa diminimalisir.

KIS vs BPJS
Pada 1 Januari 2014 mulai bergulir BPJS kesehatan. Semua jaminan kesehatan sebelumnya seperti jamkesmas, askes, jamsostek dilebur dan diintegrasikan menjadi BPJS. Saya menilai ini sangat baik karena akses kesehatan menjadi satu pintu lewat BPJS. Namun, baru berjalan kurang lebih 10 bulan datanglah program KIS. Saya menilai bahwa KIS ini hanyalah program populis yang tidak lebih besar manfaatnya ketimbang BPJS. Meskipun mbak Puan Maharani menjelaskan bahwa ada kelebihan dari sisi preventif dan promotif. Menurut saya, itu hanyalah kontekstual saja yang pada implementasinya sangat sulit untuk dilaksanakan. Wong pada BPJS saja untuk aspek kuratif masih banyak sekali kekurangan disana-sini. Sekarang mau ditambah lagi dengan aspek preventif dan promotif. Menurut hemat saya, lebih elegan kiranya pak Jokowi menahan sedikit ego demi menyukseskan BPJS sehingga rakyat bisa merasakan manfaat yang maksimal dari BPJS.

Banyaknya Kartu
Bukan Indonesia namanya jika ga semerawut. Baik dari lalu lintasnya, sistem birokrasinya, sampahnya, kebakaran hutannya, dllnya. Ha..ha..ha, apa yang salah dengan Indonesia? Merdeka sejak lama tapi masih belom beres-beres juga membangun sistem yang lebih baik dan layak untuk melangsungkan kehidupan. Bandingkan saja dengan negara tetangga kita. Program baru, kartu baru. Tiap program memiliki kartu masing-masing, bayangkan seperti apa dompet orang Indonesia. Ada kartu KIS, KIP, KKS, e-KTP, ATM, kartu SIM, kartu Anggota Organisasi, dan Kartu lainnya. Apa fungsinya e-KTP??? Sebenarnya semua bisa diintegrasikan ke dalam e-KTP. Nah sekarang program e-KTP nya aja dikorupsi, bagaimana mau mengharapkan kartu e-KTP yang baik. Dan juga kesan yang timbul adalah tidak adanya sinkronisasi antara program pemerintah selain pemborosan biaya untuk pengadaan kartu. Semoga Indonesia kedepannya bisa lebih baik.
loading...

8 Responses to "Inilah Dompet Yang Dibutuhkan Rakyat Indonesia Sekarang Ini"

  1. Wah benar sekali mas ini juga nanti ada tambahan kartu indonesia sehat, pintar, dll ini kan tidak efisien sama sekali kalau caranya apa apa kartu...

    ReplyDelete
  2. Banyaknya kartu atm dan ktp,belum sim..itu yg menuhin dompet gan..

    ReplyDelete
  3. dompetnya komplit banget ya gan :3 tapi percuma kalo ga ada isinya hahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha betul gan, yang penting isinya...klo isinya cm kartu semua saldonya kosong juga buat apa xixixi

      Delete
  4. mantap keren banget dompetnya... :D jadi pengen beli

    ReplyDelete
    Replies
    1. cuma warnanya agak nyentrik ini gan...hehe

      Delete
  5. @gerbang ilmu iya gan...itulah bukti efektif dan efisiensi pemerintahan kita, hehehe.

    ReplyDelete

CaraMengatasi.net adalah blog yang memebahas Ragam Kehidupan dan Inspirasi, Disini Anda bebas bertanya maupun mengutarakan ide, gagasan, opini secara bebas yang tentu tidak termasuk dalam koridor Sara. Dilarang keras titip Link / URL hidup maupun berupa tulisan atau mempromosikan produknya.